Apa Yang Dirasakan Kalau Menikah Di Usia Muda

Posted by Ganas003 on Oktober 11, 2019 in
Apakah anda sudah menikah ... Apakah anda belum menikah ... dan Apakah anda akan menikah ... Menikah di usia muda ... apa ya ... yang dirasakan. Menikah ialah sesuatu yang sakral alasannya dengan menikah sanggup menghalalkan antara kaum adam dan kaum hawa. Menikah perlu kesiapan mental yang matang dan mungkin material yang cukup he he he ...
 Menikah ialah sesuatu yang sakral alasannya dengan menikah sanggup menghalalkan antara kaum ad Apa yang Dirasakan Jika Menikah di Usia Muda
menikah
Disamping itu diharapkan ilmu agama atau spiritual yang cukup untuk mengarungi perahu kehidupan yang dijalani. Untuk itu bagi pasangan yang berumur masih muda hal ini penting di perhatikan, alasannya untuk kelangsungan dan kelanggengan tali ijab kabul dan membina rumah tangga.

Menurut pengalaman menikah di usia muda mungkin sangat menyenangkan, alasannya di luar sana orang berpacaran, kini sudah menikah dan halal dalam berhubungan. Setelah tiba kehamilan sang calon ayah akan repot dengan usul istri alasannya nyidam ( bahasa jawa ). Mungkin akan terasa tidak biasa bagi pasangan baru.

Setelah buah hati lahir, bersiaplah untuk begadang alasannya si kecil sering tidak tidur pada malam hari. Untuk itu bagi sang ayah untuk menyiapkan mental untuk melayani si kecil untuk mengembangkan susu dan mengganti popoknya. Bagi sebagian laki-laki mungkin sudah terbiasa alasannya waktu masih jomblo suka begadang he he he ...

Untuk persoalan finansial dalam sebuah keluarga ayahlah yang menjadi tulang punggungnya, alasannya menikah pada usia muda di perlukan ekstra untuk memenuhinya. Mungkin belum ada penghasilan atau masih belum cukup. Untuk itu harus perjuangan ekstra dari segi skill dan pengetahuan untuk memenuhi ekonomi keluarga.

Seorang ayah bertanggung jawab untuk urusan agama keluarganya yaitu istri dan anaknya. Seorang ayah harus menjaga dalam hal religius dalam keluarganya. Kepada anak seorang ayah mengawasi perkembangan anaknya dalam hal mendidik agama dan mengajarinya ilmu agama. Sangat di sarankan untuk di masukan dalam pendidikan agama untuk sanggup menjadi anak yang berbakti kepada orang tua. Anak ialah sebuah titipan dari yang kuasa oleh alasannya itu bagi orang tua, menjaganya ialah sesuatu yang wajib. Bagi yang berencana akan menikah di usia muda mungkin sanggup menjadi pertimbangan untuk memulai perahu kehidupan dalam tali ijab kabul yang suci.